Archive for November, 2006

fragile sweet soul

Tuesday, November 28th, 2006

i dont need to go to past or future to know what is on my mind.
i dont need to listen what people say to appreciate the separation.
i dont have to tell you what i felt yesterday and what will i hope tomorrow.no regrets…no failure…no pain…
i love you because i know i want to, dont you ever ask why…….cause i dont have to tell you to whom i felt for tears and sadness are part of this journey. blood would be there as witness of my heart beats.
it becomes slower each day. and you, you will be where you want to be. away from this fragile sweet soul. survive to face all pain off.
i dont wait to have what i love.
i dont keep to what unpredictable. yet i live inside this endless love to whom i love.
nothing else i cud need more than the one i love.

Belajar Mencintai Seseorang Yg Tdk Sempurna Dgn Cara Yg Sempurna

Tuesday, November 28th, 2006

Ange1150893488fu7Selama ini mungkin gw gak pernah terlalu memikir apa itu cinta sejati…
Namun saat seseorng mempertanyakan hal itu ke gw…
Hal ini sedikit mengusik gw, menurut gw cinta itu tak terlepas dari masalah kesempatan, pilihan, keingian dan niat dari seseorang.

Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, Ketika
kita berada di tempat pada saat yang tepat, Itulah kesempatan.

Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu
tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan.

Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, Itupun adalah
kesempatan.

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, bahkan dengan segala
kekurangannya, itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.

Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun
yang terjadi, Itu adalah pilihan.

Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang
lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu dan tetap memilih
untuk mencintainya, Itulah pilihan.

Perasaan cinta, simpatik, tertarik, datang bagai kesempatan pada kita.

Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang
kita lakukan.

Berbicara tentang pasangan jiwa,

Ada

suatu kutipan dari film yang mungkin
sangat tepat : "Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada
kita bagaimana membuat semuanya berhasil" Pasangan jiwa bisa benar-benar
ada. Dan bahkan sangat mungkin ada
seseorang Yang diciptakan hanya untukmu. Tetapi tetap berpulang padamu Untuk
melak
ukan pilihan apakah engkau ingin melakukan sesuatu untuk mendapatkannya,
atau tidak…

Kita mungkin
kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama
pasangan jiwa kita, adalah pilihan yang harus kita lakukan.

Kita ada di dunia
bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar
mencintai or
ang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna

 

"pilihan"
gw mungkin mencintai gw dengan sempurna,.. tapi lalu ada dan pernah ada
"kesempatan" untuk mencintai seseorang….
dan bisa saja mereka menjadi "pilihan" gw saat itu atau saat ini,…

tapi Why ? orang yang menjadi "pilihan" gw selalu mengecewakan saat
"kesempatan" gw berikan padanya ???…

sekarang,… apa arti "kesempatan" dan "pilihan" kalau g
w
gak bisa mencintai dia dengan sempurna lagi ??? hati gw dah brantakan …….

Aku Marah

Sunday, November 12th, 2006

Ange1150893347oo2Aku marah
tapi aku diam saja

menahannya sampai gerah.


Kamu yang memulainya
lalu kamu meninggalkan begitu saja
seakan semua ini biasa
yang dialami setiap manusia.

Kamu tahu caraku marah?
hati menjadi gelisah
ingin rasanya meninju mukamu sampai merah
tapi itu cuma membuatku susah
jadi apa yang bisa kulakukan selain berserah?
pasrah?
pada Allah yang Maha pemurah.

Carilah sendiri
aku berusaha mengerti
tapi aku tetap di sini
walaupun aku merasa mati
dengan tingkahmu yang menang sendiri.
Bagaimana aku bisa mengatakan pergi?
selama hati masih saling mengasihi?

Mungkin aku harus menyendiri
melakukan meditasi
dan terapi
agar bisa menyucikan diri
dari segala dengki.

(*sungguh aku lelah. tapi mana bisa aku kalah? aku ditemani oleh Allah.)

My Family

Saturday, November 11th, 2006

Img_9264_copy cakep2 gak?????????…heheheheh
my family nih…..

banyak waktu yg dah kita habiskan bersama…
banyak hari yg dah di lalui bersama….
banyak hal yg dah di kerjakan bersama..

hmmm..lebaran taon depan bisa ngumpul kyk gini lagi gak yahhh???

Nonjok orang…hal yang sangat ingin ku lakukan Saat ini…..

Saturday, November 11th, 2006

Mendengar beberapa cerita dari teman-teman perempuan. Perlukah seorang
perempuan nonjok pria jika memang saat itu dia kesal?


Aku sendiri pernah 2 kali nonjok cowok. Pertama pas kelas dua smp. Namanya udah
gak ingat lagi…yang pasti dia itu anak polisi, sukanya ngatain aku tomboy dan
segala kata2 yang nggak senonoh. Ok, ok, aku memang tomboy, temenku satu geng
cowok semua. Tapi itu bukan berarti dia ngatain aku,
"Perempuan jadi-jadian kan?" Juga nggak perlu nambah2 pakai kata2
yang nggak pantas. Ya udah. DOK! I did punch him. Really hard.

 

Karena anak
polisi, besoknya bapaknya datang dan aku dimarahin habis2an di sekolah oleh
walikelas.  Tapi guru-guru lain pada
ketawa semua, abis culun banget, kok cowok ditonjok cewek terus ngadu ke
bokapnya! Aku sih cuek banget…

 

Kali kedua,
kelas tiga smp. Belum ada setahun, ada anak tetangga yang doyan
njelek-njelekkin orang. Suatu hari ngata2in aku tanpa sebab, Sebel banget!
Cowok cerewet! Ya udah, DOK! Aku tonjok.

 

Kini,
setelah dewasa aku berpikir pengen banget nonjok seseorang.
Pengen. Alasannya? That’s my business.
Tapi sampai sekarang keinginan itu tidak tercapai. Kadang mereda, kadang
hilang, kadang muncul.

Jadi, dear. Aku nggak tahu apa keinginan itu akan diteruskan. Untuk
sekarang, aku mengalah: tidak menonjok. Tapi menang: melawan napsu.