Aku Marah
Aku marah
tapi aku diam saja
menahannya sampai gerah.
Kamu yang memulainya
lalu kamu meninggalkan begitu saja
seakan semua ini biasa
yang dialami setiap manusia.
Kamu tahu caraku marah?
hati menjadi gelisah
ingin rasanya meninju mukamu sampai merah
tapi itu cuma membuatku susah
jadi apa yang bisa kulakukan selain berserah?
pasrah?
pada Allah yang Maha pemurah.
Carilah sendiri
aku berusaha mengerti
tapi aku tetap di sini
walaupun aku merasa mati
dengan tingkahmu yang menang sendiri.
Bagaimana aku bisa mengatakan pergi?
selama hati masih saling mengasihi?
Mungkin aku harus menyendiri
melakukan meditasi
dan terapi
agar bisa menyucikan diri
dari segala dengki.
(*sungguh aku lelah. tapi mana bisa aku kalah? aku ditemani oleh Allah.)
![]()